Alamat Makam Keramat Syekh Muhammad Sholeh dan Sejarah Hidupnya

Alamat Makam Keramat Syekh Muhammad Sholeh dan Sejarah Hidupnya - Apa kabar sobat pembaca makampetilasankeramat.blogspot.com semoga anda disana dalam keadaan sehat selalu, karena kami disini juga dalam keadaan sehat walaifat dan semangat empat lima, pada kesempatan kali ini, kami akan mencertitakan tentang sejarah Syekh Muhammad Sholeh dan alamat makamnya, sebagian dari kalian mungkin sudah ada yang tidak asing dengan nama beliau dan mungkin sudah sedikit tau tentang cerita beliau.
Alamat Makam Keramat Syekh Muhammad Sholeh dan Sejarah Hidupnya
Ilustrasi Gambar Syekh Muhammad Sholeh

Namun kami akan membahas cerita Syekh Muhammad Sholeh dengan sedetail-detailnya sebanyak yang kami ketahui, Syekh Muhammad Sholeh konon adalah murid dari Sunan Ampel, perjalanan beliau menyebarkan agama islam karena diutus oleh Sunan Gunung Jati, penasaran kisah lengkapnya seperti apa..?? yuk kita simak bersama ulasan legenda Syekh Muhammad Sholeh di bawah ini.


1. Berguru Dengan Wali Songo

Dari berbagai sumber yang kami dapat, konon Syekh Muhammad Sholeh adalah santri lulusan dari murid Sunan Ampel, setelah sekiranya cukup dengan ilmu yang di ajarkan Sunan Ampel, Syekh Muhammad Sholeh juga berguru dengan Syarif Hidayatullah yang tidak lain adalah Sunan Gunung Jati, beliau juga di ceritakan sangat dekat dengan Sunan Gunung Jati,

Kala itu putra Sunan Gunung Jati yang bernama Sultan Hasanudin mempunyai tahta penguasa daerah cirebon, namun Sultan Hasanudin pergi dan sudah cukup lama tidak kembali ke Cirebon entah kenapa dan mengapa kami kurang tau, karena kejadian itu Sunan Gunung Jati mengutus muridnya untuk mencari anaknya Sulatan Hasanudin, orang yang diutus Sunan Gunung Jati adalah Syekh Muhammad Sholeh.

Dalam perjalanan Syekh Muhammad Sholeh mencari Sultan Hasanudin, beliau sekaligus menyebarkan dan mengenalkan agama islam kepada masyarakat didaerah yang di lewati beliau, kala itu daerah Banten masih di bawah kekuasaan kerajaan pajajaran yang mayoritas dari mereka memeluk agama Hindu, pusat dari pemerintahan itu berada di Banten Girang dengan Raja Prabu Pucuk Umum.

Pencarian Syekh Muhammad Sholeh akhirnya membuahkan hasil, tak lama dari waktu pencariannya beliau akhirnya menemukan Sultan Hasanudin yang sedang Bermunajad kepada Allah SWT di sebelah barat Kec. Bojonegara lebih tepatnya bertemu di kampung Merapit Ds. Ukirsari, Kec. Bojonegara. setelah bertemu dengan Sultan Hasanudin, Syekh Muhammad Sholeh langsung menjelaskan magsud dan tujuannya untuk mengajak Sultan Hasanudin kembali ke Cirebon, namun permintaan itu di tolak oleh Sultan Hasanudin.
Alamat Makam Keramat Syekh Muhammad Sholeh dan Sejarah Hidupnya
Ilustrasi Pertemuan Syekh Muhammad Sholeh dengan Sultan Hasanudin

Namun karena melihat kedekatan Syekh Muhammad Sholeh dengan Ayahnya, Sultan Hasanidin akhirnya menjadikan Syekh Muhammad Sholeh sebagai penasehat sekaligus pengawal dengan julukan (Cili Kored), beliau juga berhasil mencukupi kebutuhan hidupnya dengan pertanian sawah yang di beri julukan sawah si redup, Sawah itu berada di Blok Beji.

Sultan Hasanudin juga berhasil menyebarkan dan mengenalkan ajaran agama islam di Banten lebih tepatnya di Pulau Panaitan Ujung Kulon dan juga Gunung Karang (Selatan Gunung Pulosari), keberhasilan Sultan Hasanudin dalam menyebarkan agama islam membuat ketenangan Prabu Pucuk Umum terganggu, karena marah dan merasa terganggu Prabu Pucuk Umum akhirnya menantang Sultan Hasanudin bertarung melalui adu ayam, dan bagi siapa yang kalah akan dipotong lehernya, karena merasa dirinya akan menang, tantangan itu di terima oleh Sultan Hasanudin.

Sebelum hari pertarungan ayam di mulai, Sultan Hasanudin berembung dengan penasehat nya yaitu Syekh Muhammad Sholeh, karena Syekh Muhammad Sholeh merasa mempunyai ilmu yang dapat menyamar menjadi bentuk lain, ia menyamar menjadi ayam yang akan bertarung dengan ayam Prabu Pucuk Umum, setelah tiba di hari yang sudh disepakati oleh Sultan Hasanudin dengan Prabu Pucuk Umum, akhirnya Syekh Muhammad Sholeh merubah dirinya menjadi ayam dan mulai bertarung.

Pertarungan itu berjalan sangat seru, sorak-sorak suara pendukung di dengar dengan sangat ramai, dan pemenang dari pertarungan itu adalah Sultan Hasanudin, setelah menang dari pertarungan, Sultan Hasanudin membawa Syekh Muhammad Sholeh yang masih berwujud ayam pulang kerumah, sesampainya dirumah Syekh Muhammad Sholeh berubah wujud lagi menjadi manusia.
Alamat Makam Keramat Syekh Muhammad Sholeh dan Sejarah Hidupnya
Ilustrasi Pertarungan Ayam Sultan Hasanudin dengan Prabu Pucuk Umum

Prabu Pucuk Umum tidak terima dengan kekalahannya ia mengajak berperang dengan Sultan Hasanudin, namun lagi-lagi Prabu Pusuk Umum kalah lagi dan mereka kabur dari peperangan menuju ke pedalaman Rangkas, pedalaman itu konon dikenal dengan Suku Baduy, akhir dari tugas Syekh Muhammad Sholeh dari Suldan Hasanudin selesai, Syekh Muhammad Sholeh kembali ke kediamanya yang berada di Gunung Santri.

Sesampainya digunung Santri Syekh Muhammad Sholeh kembali melakukan aktifitas biasanya menyebarkan, mengenalkan agama islam, beliau juga menjadi mubaligh, perjalanan beliau dalam menyebarluaskan agam islam patut kita acungi jempol, dengan ketebahan dan kesabaran beliau agama islam tersebar luas didaerah pantai utara Banten. beliau juga mengajarkan Amal Ma'rup Nahi Mungkar, ajaran itu patut kita ingat dan kita jalani sampai kapanpun

2. Wafatnya Syekh Muhammad Sholeh

Setelah cukup panjang dari perjalanan Syekh Muhammad Sholeh dalam menyebarkan agama islam, akhirnya beliau wafat pada umur 75 pada tahun 1550 makam beliau didampingi oleh makam dari pengikut setianya yang selalu mengikuti Syekh Muhammad Sholeh dalam menyebarkan agama islam antara lain adalah : Ali, Isroil, Malik dan akbar.
Alamat Makam Keramat Syekh Muhammad Sholeh dan Sejarah Hidupnya
Gambar Makam Keramat Syekh Muhammad Sholeh

Alamat Makam Keramat Syekh Muhammad Sholeh dan Sejarah Hidupnya
Suasana Makam Keramat Syekh Muhammad Sholeh 

3. Alamat Makam Keramat Syekh Muhammad Sholeh

Alamat makam keramat Syekh Muhammad Sholeh terletak berada Gunung Santri Ds. Bojonegara Kab. Serang Kec. Bojonegara, kurang lebih berada disekitar pantai utara, 7 Km dari kota Cilegon dan 25 Km dari kota Serang.

Itulah tadi yang kami tau mengenai ulasan tentang Alamat Makam Keramat Syekh Muhammad Sholeh dan Sejarah Hidupnya, akhirnya tiba waktu penutupan dari sejarah Alamat Makam Keramat Syekh Muhammad Sholeh dan Sejarah Hidupnya, seperti biasa bila ada kesalahan dalam penulisan kata, kalimat, nama dan kejadian kami mohon maaf, bila salah satu dari Anda ada yang menyukai artikel sejarah ini silakan share ke teman-teman anda, akhir kata kami ucapkan terimakasih sudah membaca sampai selesai dan sampai jumpa dalam pertemuan berikutnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Alamat Makam Keramat Syekh Muhammad Sholeh dan Sejarah Hidupnya"

Post a Comment